PELAKSANAAN MUSDA KE – III MAJELIS ULAMA INDONESIA (MUI) KABUPATEN NIAS UTARA, LOTU 12 DESEMBER 2020

Lotu, – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nias Utara menggelar  Musda (Musyawarah Daerah)  ke III yang dilaksanakan di Aula OSSEDA Sabtu 27 Rabi’ul Akhir 1442 H (12/12/2020). Kegiatan musda ke-III mengangkat tema “DENGAN MUSYAWARAH DAERAH (MUSDA) KE-III MAJELIS ULAMA INDONESIA KABUPATEN NIAS UTARA, KITA RAJUT UKHUWAH DAN MEMPERKUAT WASAATHIYATUL ISLAM”

Sebagaimana kita ketahui, bahwa Majelis Ulama Indonesia adalah sebagai wadah musyawarah dan wadah silaturrahim para Ulama, Zu’ama dan Cendekiawan Muslim yang mempunyai cita-cita untuk mewujudkan masyarakat yang lebih baik sebagai hasil kerja dan kerjasama segenap potensi umat melalui potensi aktivitas Ulama, Umara dan Cendekiawan Muslim untuk kejayaan Islam dan umat Islam guna membangun masyarakat yang diridhoi oleh Allah SWT.

Ahmad Syukur Zega selaku ketua Panitia melaporkan MUI Kabupaten Nias Utara saat ini telah berakhir masa kepengurusannya pada tanggal 21 November 2020. Maka sesuai dengan ketentuan pedoman dasar dan pedoman rumah tangga sehingga diselenggarakannya MUSDA MUI Ke-III Kabupaten Nias Utara dan diharapkan akan melahirkan kebijaksanaan serta program kerja sekaligus memilih pengurus MUI Kabupaten Nias Utara masa Khidmat 2020 – 2025, yang bertujuan untuk menetapkan kebijakan serta menyusun program kerja 5 tahun kedepan sebagai penjabaran dari program umum ketetapan MUNAS, RAKERNAS, DAN MUSDA tingkat Provinsi Sumatera Utara, untuk meningkatkan peran serta Ulama khususnya MUI Kabupaten Nias Utara.

Adapun jumlah peserta yang hadir  sesuai dengan surat undangan sebanyak 100 orang yang terdiri dari MUI Provinsi Sumatera Utara 2 Orang (DR H. Abdul Hamid Ritonga, MA dan DR Najjamudin Siregar, M.Ag), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Utara 1 Orang (Arnan Lubis), Pengurus MUI masa khidmat 2015 – 2020, Mui Kecamatan 5 orang,  pondok pesantren 1 orang, Para ketua BKM Se- Kabupaten Nias Utara, Tenaga Penyuluh se-Kabupaten Nias Utara, Pimpinan Ormas dan Pemerintah Kabupaten Nias Utara.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang menjadi tanggungjawab bersama dengan membangun hubungan relasi yang positif serta tatanan kehidupan beragama yang rukun dan damai.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Pengurusan DP – MUI Wilayah Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Bapak DR H. Abdul Hamid Ritonga, MA saat memberikan arahan dan bimbingan dalam kegiatan Musyawarah Daerah (Musda) ke-III Tahun 2020, di Aula OSSEDA Kabupaten Nias Utara.

Pelaksanaan musda Ke-III yang berlangsung selama 1 hari penuh menetapkan MANSURMAN WARUWU, S.Ag, MM sebagai Ketua Umum, ZULKARNAEN HAREFA, SE sebagai Sekretaris Umum  dan RIJALMEN MENDROFA, SE sebagai Bendahara Umum masa khidmat 2020 – 2025.

Pemilihan Ketua Umum menggunakan sistem formatur sebanyak 11 orang yang didahului kata sepakat menerima laporan pertanggungjawaban DPMUI periode 2015 – 2020. Tim formatur terdiri dari beberapa perwakilan, 2 orang dari pengurus MUI yang lama (Demisioner), 4 orang dari pengurus MUI Kecamatan, 2 orang dari Pimpinan Ormas (PD Muhamadyah dan PC NU), 1 orang dari pimpinan pesantren dan 1 orang dari tokoh masyarakat Muslim.

MANSURMAN WARUWU, S.Ag, MM

Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua Umum terpilih MANSURMAN WARUWU, S.Ag, MM  menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas amanah kepemimpinan MUI 5 tahun ke depan yang diberikan kepadanya. “Melalui forum ini, saya memohon bimbingan dari para sesepuh dan mohon juga untuk terus bersinergi, dan kerjasama dari berbagai pihak dalam membangun kebersamaan utamanya dalam mengawal Akidah Umat Islam di Kabupaten Nias Utara. Melalui Musda ini mari kita membangun moral yang berakhlaqul qarima dalam menjalin keharmonisan antar umat beragama dan juga ikut serta bersama Umara membangun Kabupaten Nias Utara” tuturnya.