DPRD Kabupaten Nias Utara Gelar Rapat Kerja Bersama Dengan Pemerintah Dan Sejumlah OPD Kabupaten Nias Utara

DPRD Kabupaten Nias Utara menggelar Rapat Kerja dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Nias Utara yang dilaksanakan di Aula Lantai-II Kantor DPRD Kabuapaten Nias Utara. (07 Februari 2018). Tujuan Pelaksanaan Rapat ini untuk membahas Program dan Kegiatan disejumlah OPD Tahun 2019 dan 2020 di Kabupaten Nias Utara.

Rapat Kerja DPRD yang di Pimpin langsung oleh Ketua DPRD (Hiskia Harefa)  didampingi oleh Wakil Ketua DPRD (Fatizaro Hulu dan Ibelala Waruwu). Dari pihak OPD turut hadir Sekretaris Daerah (Yafeti Nazara), dan sejumlah Kepala OPD dan ASN Lingkup Pemerintah Kabupaten Nias Utara.

Dalam sambutannya Ketua DPRD menyampaikan ada beberapa materi yang dibahas dalam Raker tersebut antara lain : Bidang Infrastruktur (Terkait usulan DAK, Fisik, dan DBH Tahun 2020), Bidang Pendidikan (Tindak Lanjut Nasib Guru GBD), Bidang Kesehatan (Pemanfaatan RS. Pratama), Bidang Pengawasan (Terkait pengelolaan Keuangan Daerah), dan Bidang Legislasi (Terkait Ramperda tentang BPD dan Kawasan Pedesaan).

“Terkait Bidang Infrastruktur seperti Usulan DAK, Fisik dan DBH 2020, Plt. Kadis PUPR menyampaikan bahwa pembangunan untuk kegiatan 2019 sampai 2020 sudah ada lokasi-lokasi yang telah di tetapkan. Selain itu, Pendistribusian air di Rumah Sakit Pratama akan segera di laksanakan”.

“Sementara itu menanggapi Pemanfaatan Rumah Sakit Pratama Plt. Kadis Kesehatan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengendalian Masalah Penyakit (Marni Nazara) menyampaikan bahwa Rumah Sakit Pratama akan diresmikan oleh Bupati Nias Utara pada tanggal 1 Maret 2019. Tenaga Kesehatan untuk Rumah Sakit Pratama telah direkrut dan telah diadakan Pembekalan. Bagi Tenaga Kesehatan yang tidak mempunyai STR dan telah Lulus sebagai Tenaga Kesehatan, bila terdapat hal demikian maka Tenaga Kesehatan tersebut akan dievaluasi”.

“Seterusnya menanggapi permasalahan GBD Kepala Dinas Pendidikan, yang diwakili oleh Kepala Bidang PTK (Andozisokhi Zega) menyatakan bahwa Tenaga GBD yang telah direkrut pada Tahun 2018 telah diverifikasi dari 1142 orang menjadi 877 orang dan selebihnya tidak memenuhi persyaratan karena tidak memiliki Ijazah Sarjana (S-1) sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku. Sementara itu, Penempatan Tenaga GBD akan disesuaikan sesuai dengan kebutuhan Sekolah dan tetap berkoordinasi dengan Kepala Sekolah dan UPT di sebelas Kecamatan Kabupaten Nias Utara”.

Pelaksanaan Rapat Kerja tersebut juga dihadiri oleh sejumlah Anggota DPRD Komisi A, Komisi B, dan Komisi C Kabupaten Nias Utara.