PELATIHAN BUDIDAYA PERIKANAN SISTEM BIOFLOCK DILAKSANAKAN DI KABUPATEN NIAS UTARA

Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Medan Provinsi Sumutera Utara melaksanakan Pelatihan Sistem Bioflock bagi pembudidaya ikan di Kabupaten Nias Utara. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Maziaya Kec. Lotu yang berlangsung selama 5 hari (Tanggal 24 s/d 28 Juni 2019).

Pada laporan Ketua Panitia (Abdullah, A.Pi.,MMA) menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini berdasarkan Surat Pengesahan DIPA Satker Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Medan Tahun 2019, Nomor: SP DIPA-032.12.2.238741/2019 tanggal 05 Desember 2018 dan Surat Keputusan Kepala Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Medan, SK. Kuasa Pengguna Anggaran Nomor: KEP.187/BPPP-MDN/KP.110/V/2019 tertanggal 30 Juni 2019. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap peserta agar mampu bekerja terampil dalam menerapkan budidaya ikan sistem bioflock serta produktifitas usaha di bidang perikanan. Fasilitator pada kegiatan ini terdiri dari Widyaiswara dan Instruktur dari Balai Pelatihan Dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Medan dan Penyuluhan Perikanan BPPP Medan. Peserta pelatihan terdiri dari 30 orang pembudidaya ikan dari wilayah kerja BPPP Medan yang berasal dari Dinas Perikanan Kabupaten Nias Utara.

 

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Nias Utara (Sabar Jaya Telaumbanua, S.Pi.,M.Si) pada sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian perwujudan penandatangan MOU antara Pemerintah Kabupaten Nias Utara yang diwakili oleh Bupati Nias Utara dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Kepala Badan Riset dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kelautan dan Perikanan Jakarta pada Tahun 2018 dimana kegiatan ini telah dilaksanakana selama dua tahun berturut-turut melalui pelatihan nelayan maupun pelatihan budaya ikan. Pelatihan sistem bioflock merupakan yang perdana tetapi memiliki metode yang berbeda dengan metode budidaya ikan yang sebelumnya untuk dilaksanakan bagi para pembudidaya ikan. Sistem bioflock hemat waktu dan efisien dalam pengembangan maupun penggunaan pakan sehingga mendapatkan hasil panen dalam kurun waktu 45 hari. Peserta yang dapat menindaklanjuti kegiatan ini akan dilakukan pembinaan dengan berkesinambungan melalui kelompok dan permodalan dan terus bekerjasama dengan BPPP Belawan. Hal ini dilakukan untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia para pelaku usaha perikanan  agar dapat lebih optimal dalam berusaha baik itu budidaya maupun bagi para nelayan yang melakukan usaha penangkapan ikan di laut. Diakhir sambutannya, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Nias Utara mengharapkan supaya peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik sehingga dapat menindaklanjuti dengan mengembangkan usaha budidaya ikan melalui sistem bioflock serta kegiatan ini dibuka secara resmi.