BUPATI NIAS UTARA PIMPIN RAPAT FORKADA/FORKOPIMDA BAHAS PENCEGAHAN PENYEBARAN VIRUS CORONA (COVID-19) DI KEPULAUAN NIAS

Bupati Nias Utara (M.Ingati Nazara) pimpin rapat Forkada/Forkopimda bahas pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19) di kepulauan Nias. Pertemuan ini dilaksanakan di Grand Kartika Restaurant Gunungsitoli (Kamis, 19 Maret 2020)

Pada rapat perdana dan menjabat sebagai Koordinator Forkada se-Kepulauan Nias tersebut, Bupati Nias Utara menyampaikan beberapa hal penting yang harus disepakati bersama terkait pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19). Salah satunya yang mendesak dan harus diperjuangkan saat ini adalah segera mengusulkan Rumah Sakit Umum Gunungsitoli menjadi Rumah Sakit rujukan dalam menangani kasus Covid-19 kepada Kementerian Kesehatan RI. Menurut Bupati Nias Utara hal ini harus segera ditindaklanjuti dengan membuat surat bersama seluruh Kepala Daerah di Kepulauan Nias mengusulkan kepada Kementerian Kesehatan RI untuk menghunjuk Rumah Sakit Umum Gunungsitoli menjadi rumah sakit rujukan penanganan kasus covid-19 di Kepulauan Nias. Seperti diketahui bahwa Rumah Sakit rujukan yang telah ditentukan untuk wilayah Provinsi Sumatera Utara untuk menangani kasus Covid-19 hanya 5 rumah sakit saja dan semuanya berada diluar pulau Nias.

Rapat yang berlangsung selama kurang lebih 3 jam tersebut akhirnya menghasilkan 11 poin kesepakatan bersama yang akan segera ditindaklanjuti, sebagai berikut :

  1. Mengusulkan ke Kementerian Kesehatan RI agar RSU Gunungsitoli dijadikan sebagai Rumah Sakit Rujukan dalam menangangi kasus Covid-19 di kepulauan Nias.
  2. Mulai tgl 20 Maret 2020 masing- masing Daerah menugaskan tenaga kesehatan untuk ditugaskan di pelabuhan dan bandara binaka untuk melakukan dentifikasi semua pendatang dari luar daerah dan berakhir sesuai rujukan dari pemerintah pusat.
  3. Untuk mengkoordinasikan upaya pencegahan dan penanganan Corona Virus di Kepulauan Nias maka dibentuk Gugus Tugas Terpadu yang diketuai oleh Wakil Wali Kota Gunungsitoli.
  4. Mulai tanggal 20 Maret sampai 4 April 2020 semua siswa belajar dirumah (sekolah diliburkan) dan guru-guru tetap bekerja di sekolah dalam memandu tugas-tugas muridnya melalui media sosial secara online atau dengan cara alternatif lainnya disesuaikan dengan keadaan dan kondisi daerah masing-masing.
  5. ASN untuk sementara waktu dilarang keluar Daerah kecuali ada hal-hal penting.
  6. ASN tetap masuk kantor seperti biasa tetapi tanpa pertemuan/rapat dan apel.
  7. Kepada DPRD di masing-masing Kabupaten/Kota supaya diberikan himbauan untuk membatasi Dinas Luar daerah.
  8. Menghimbau agar ibadah bersama atau berjemaat agar dilakukan ibadah dirumah untuk menghindari kerumunan banyak orang.
  9. Pelaksanaan KKR dan kegiatan perayaan hari besar keagamaan ditunda pelaksanannya sampai situasi kondusif.
  10. Gugus tugas di masing-masing Daerah agar melaksanakan upaya pencegahan sesuai kondisi dan kearifan lokal.
  11. Pembiayaan yang dibutuhkan dalam penanganan Covid-19 oleh Gugus Tugas terpadu ditanggung secara bersama-sama oleh 5 Kabupaten/Kota.

Hadir dalam rapat Bupati Nias Barat, Bupati Nias, Wakil Walikota Gunungsitoli, Wakil Bupati Nias Utara, Bupati Nias Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Dandim 0213 Nias, Kapolres Nias, Kajari Gunungsitoli, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara, para pimpinan berbagai denominasi Gereja yang ada di Kepulauan Nias, Ketua MUI, wakil dari Bandara Binaka Gunungsitoli, wakil dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan kelas V Gunungsitoli  serta para Kepala OPD utusan dari 5 Kabupaten/Kota se-Kepulauan Nias.